Cara Menambahkan Data Stock
Berikut adalah Panduan untuk Menambahkan Data Stock pada Program Kasir DEV POS :


  • Buka Program Kasir DEV POS dan Login sebagai Admin
  • Klik Menu Master > Stock, kemudian Klik Add, maka Form untuk Menginput Data Stock akan Muncul.
    • Apabila Stock Menggunakan Barcode, silahkan Scan Barcode dalam posisi Cursor sedang berada pada Kolom Barcode, dan Pilih Yes saat Muncul Konfirmasi Pembuatan Data Stock Baru.
    • Apabila Stock tidak Menggunakan Barcode, silahkan Ketik Kode Stock dan Tekan Enter, kemudian Pilih Yes saat Muncul Konfirmasi Pembuatan Data Stock Baru.
    • Perhatikan Bagian atas pada Form Input :
      • Jenis Item Putus adalah Stock yang bersifat Stock Modal.
      • Jenis Item Konsinyasi mengartikan Stock Titipan
      • Jasa mengartikan Layanan Jasa, Bukan Stock Barang Fisik.
      • Centang Hitung Point jika Stock diakumulasikan dalam Perhitungan Point.
    • Kolom Barcode 2 bisa Dilewatkan (akan dijelaskan dibawah)
    • Centang Serial Number apabila Stock disertakan Serial Number (Serial Number diisi saat melakukan Penjualan)
    • Centang dan Isi Kolom Garansi apabila Stock disertai Jangka Waktu Garansi Tertentu.
    • Nama Stock akan Terbuat Otomatis Berdasarkan Gabungan dari Brand, Deskripsi, Kemasan, dan Ukuran.
    • Lokasi adalah Tempat Peletakan Stock, seperti Contoh Area Depan, Lantai 2, dsb. untuk menambahkan Data Lokasi, Tekan F2 (Data cukup dibuat sekali saja, jika selanjutnya menambahkan Data Stock dengan Lokasi yang sama, cukup memanggil Data Lokasi yang sudah Dibuat)
    • Brand Stock, Contoh : Dancow, untuk Menambahkan Data Brand, tekan F2.
    • Deskripsi Stock, Contoh : Full Cream.
    • Kemasan adalah Wujud Stock, Contoh : Box, untuk Menambahkan Data Brand, tekan F4.
    •  Ukuran adalah Isi dari Stock, Contoh : 900 Gram.
    • Dari Contoh diatas, maka Nama Stock akan secara Otomatis terbuat menjadi "Dancow Full Cream Box 900 Gram"
    • Satuan Stock, Contoh : PCS, DUS, dan sebagainya. untuk Menambahkan Data Brand, tekan F3.
    • Sub-Kategori adakah Kategori Stock Terkait, Contoh :
      • Department : Makanan & Minuman
      • Divisi : Minuman
      • Kategori : Susu
      • Sub-Kategori : Susu Bubuk
    • Untuk Menambahkan Data Kategori, tekan F5.
    • Jika Diperlukan, untuk menghindari Kesalahan Penjualan, Foto Stock bisa ditambahkan dengan Klik Browse pada Kolom Foto dibagian Kanan Form Input Stock (Harap Lokasi Penyimpanan Foto pada Komputer atau Laptop jangan Dipindah atau Rubah Nama)
  • Setelah Melengkapi Data Stock, Klik Tab Status Item. maka akan Muncul Form untuk Mengatur Data Supplier dan Harga Jual Stock Terkait.
    • Ketik Nama Supplier pada Kolom Supplier.
    • Jika Data Supplier Stock Terkait belum dibuat, tekan F1 untuk Menambahkan.
    • Jika sudah dibuat, Ketik Nama Supplier yang sudah Dibuat tadi pada Kolom Supplier.
    • Isikan Kolom Harga Beli disebelah Kolom Supplier dan Tekan Enter.
    • Sesuaikan Status Pajak Stock Terkait :
      • BKP = Barang Kena Pajak
      • NBKP = Barang tidak Kena Pajak
    • Sesuaikan Status Item :
      • Aktif = Stock Aktif
      • Moment =Stock Sewaktu Tertentu (Hari Raya, Akhir Tahun, Dsb)
      • Freezed = Stock Penghabisan (Tidak Bisa Dibeli Lagi)
      • InActive = Stock Discontinue
      • Relaunch = Stock Ganti Kemasan
    • Sesuaikan Presentase Margin pada Kolom Mark Up, atau isikan langsung Harga Jual pada Kolom Harga Jual (Centang Dulu)
    • Min Stock mengartikan Berapa Minimal Qty Stock yang tersedia untuk Stock Terkait.
    • Max Stock mengartikan Berapa Maximal Qty Stock yang tersedia untuk Stock Terkait.
    • Min Order mengartikan Berapa Minimal Qty Order saat melakukan Pembelian Stock Terkait.
    • Centang Sistem Konversi jika Diperlukan, Konversi adalah Penggunaan untuk Barang yang dibeli dengan Satuan Besar, Dijual dengan Satuan Kecil. Contoh : Beli Mie Instant Satuan DUS dan dijual Eceran dalam Satuan PCS.
  • Setelah Selesai Melengkapi Data & Status Stock, Klik Simpan.

PENJELASAN TAMBAHAN :

  • Barcode 2 adalah Fitur Dimana Stock bisa Menggunakan 2 Kode Stock, Fitur ini akan Berguna saat terjadi Perubahan Kemasan dan Kode sebuah Stock oleh Pihak Penyedia. maka anda tidak perlu lagi Mengulang untuk Membuat Data Stock mengikuti Perubahan. Sehingga Riwayat atau History Stock masih tetap tidak Terpisah.
  • Program tidak mengijinkan tindakan Menghapus Data Stock yang sudah pernah ditransaksikan, karena tindakan ini akan mempengaruhi Riwayat Stock dan memberikan selah untuk memanipulasi Data. 

Apabila ada yang Kurang dimengerti, Silahkan menggunakan Live Chat di Bagian Kanan Bawah Website ini.

SHARE :